usaha es kekinian

Segar Berbisnis Dengan 6 Usaha Es Kekinian Ini

Usaha Es Kekinian – Keunikan usaha es kekinian yang menjamur belakangan ini memanfaatkan variasi bahan baku modern dengan bahan tradisional yang kemudian diolah menjadi minuman kekinian. Rasa yang dihasilkan pun menjadi unik. Semua tergantung kreativitas dan kemampuan.

Seperti semua usaha, hal yang menjadi pertimbangan adalah peralatan pembuatan (mesin, kompor, dll), bahan baku, kemasan, harga penjualan, lokasi berjualan dan promosi (offline dan online). Berikut beberapa contoh minuman es yang bisa dikembangkan:

6 Usaha Es Kekinian Yang Bisa Kamu Praktekkan

1. Es Doger

Minuman ini disebut minuman tradisional karena sudah ada sejak dulu. Es doger terbuat dari es serut berbahan santan lalu dilengkapi dengan tape singkong, tape ketan dan irisan daging kelapa. Pada perkembangannya, isinya divariasikan dengan alpukat atau biji mutiara atau bahkan parutan keju.

Modal peralatan menjadi biaya terbesar seperti mesin es serut (+/-Rp.1 jutaan), kompor dan gas, etalase atau gerobak (+/-Rp. 1,2 juta). Biaya bahan baku bisa disesuaikan dengan variasi yang akan dibuat (buah dan pelengkap). Lokasi berjualan juga harus diperhitungkan jika menyewa tempat. Keuntungan bisa sekitar 50-60%.

2. Es Kopi Susu

Usaha es kekinian satu ini disukai khususnya oleh anak muda. Karena perpaduan pahitnya kopi dan gurihnya susu apalagi dengan variasi unik gula aren menjadikan es ini minuman yang menyegarkan. Kini bahkan dikombinasikan dengan rhum, aneka kacang dan lainnya.

Mesin kopi canggih bisa digantikan dengan grinder (+/-Rp. 200.000,-). Kopi harum namun terjangkau adalah Robusta (+/-Rp. 150.000 per kg). Gula aren, susu, es batu bahkan penyaring bubuk kopi, gelas dan sedotan bisa dicari alternatif yang lebih ekonomis. Sewa lokasi bisa menjadi biaya lumayan. Keuntungan diperkirakan sekitar 40-60%.

3. Es Susu Biskuit

Resep dasar es susu biskuit ini sebenarnya sederhana, hanya susu, biskuit, pemanis dan es batu. Awalnya menggunakan biskuit regal namun pada perkembangannya bisa menggunakan aneka biskuit, tergantung variasi rasa yang diinginkan. Susu dan jenis pemanis pun bisa divariasikan.

Baca juga : Usaha Laundry Kiloan

Modal biaya besar datang dari etalase atau gerobak (+/-Rp. 800.000,-) dan sewa lokasi. Bahan bakunya malah tidak mahal. Susu cair per liter (+/-20.000.-), biscuit tergantung variasi dan rasa, pemanis bisa menggunakan gula cair atau sirup. Perkiraan keuntungan bisa mencapai 50-60%.

4. Es Teh

Usaha es kekinian dengan bahan dasar teh kini bisa divariasikan agar tampil beda. Jika dulu hanya divariasikan dengan lemon atau daun mint, kini variasi kekinian membuatnya bervariasi dengan aneka buah, bunga, susu bahkan makanan ringan. Semua tergantung kreativitas.

Biaya besar ada pada etalase (+/-Rp.500.-), kompor dan gas atau pemanas air (+/-Rp.300.000.-), alat penyegel gelas (+/-Rp.750.000,-) dan sewa lokasi. Variasi rasa teh bisa disesuaikan dengan resep yang diinginkan. Perkiraan keuntungan bisa mencapai 60%.

5. Es Coklat

Es coklat juga bukan bahan baku yang mahal. Tapi bisa divariasikan dengan berbagai bahan misalnya dengan aneka buah, susu, whipped cream, variasi pemanis dan hiasan yang lucu. Semua bahan ini bisa disesuaikan harganya tergantung variasi yang akan dibuat.

Biaya besar datang dari etalase (+/-Rp.500.-), kompor dan gas atau pemanas air (+/-Rp.300.000), alat penyegel gelas (+/-Rp.750.000,-) dan sewa lokasi. Promosi bisa secara online untuk menghemat. Perkiraan keuntungan antara 50-60%.

6. Es Krim Rujak

Walaupun terdengar aneh, usaha es kekinian ini ternyata cukup berhasil. Gabungan rasanya memang unik, es krim yang manis digabungkan dengan rasa rujak yang manis pedas. Lengkap dengan aneka buah yang biasa digunakan membuat rujak, variasi ini jadi sangat unik.

Selain biaya etalase atau gerobak ((+/-Rp. 800.000,-) dan sewa lokasi, peralatan lain adalah termos atau kulkas agar es krim tidak mencair dan buah tidak cepat rusak. Bahan lain bisa disesuaikan, termasuk kemasan dan jenis promosi. Keuntungan antara 40-50%.

Usaha es kekinian bisa diwujudkan dengan menggunakan bahan dasar yang sederhana, tinggal bagaimana kreativitas membuatnya tampil unik dan berbeda. Modal peralatan memang selalu menjadi biaya terbesar, selain penentuan lokasi penjualan. Tapi keuntungan bisa diraih dengan menonjolkan keunikan.

5/5 - (1 vote)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Scroll to Top